Neymar Tak Pantas Dikartu Merah

Unai Emery menjadi satu sosok yang menentang keras aksi pengadil lapangan yang mengeluarkan kartu kuning kedua kepada Neymar yang lantas membuat sang pemain terbaik dunia itu keluar dari pertandingan panas Ligue 1 kontra Marseille akhir pekan kemarin.

Berdasarkan pengakuan sang bos Paris Siant Germain tersebut mengaku jika kartu merah Neymar terlalu berlebihan dan berani untuk memperjuangkan kasus ini bahwa Neymar layak mendapat perlindungan.

Ligue 1 Prancis, baru saja menghadirkan pertandingan super panas akhir pekan yang mempertemukan kandidat juara musim ini, Paris Saint Germain kontra Marseille. Dalam pertandingan ini, PSG berhasil unggul lebih dulu melalui Neymar sebelum akhirnya dibalikan keadaan oleh dua gol Marseille.

Sosok Edison Cavani muncul sebagai penyelamat kekalahan PSG dengan sukses melesakan gol melalui proses tendangan besar. Neymar yang sebelumnya mencetak gol penyama kedudukan di Stade Velodrome, mendapat dua kartu kuning dalam tiga menit dan pada akhirnya harus menyelesaikan pertandingan lebih dulu.

Meski mendapat kartu merah, namun Emery tetap mendukung sikap Neymar dan tak lupa membela mantan pemain Barcelona tersebut dengan menyebut kartu kuning kedua itu tidak pantas, meski Neymar melakukan pelanggaran dengan menabrak menabrak Lucas Ocampos.

“Kami jelas kecewa kepada keputusan kartu merah Neymar, yang saya lihat ini tidak adil karena dia sering mendapatkan perlakukan keras dari pemain lawan. Jadi saya kira wasit juga harus berpikir dengan benar. Dia harus melindungi para pemain yang terlihat mendapat perlakuan buruk,” cetus Emery usai pertandingan.

“Kartu kuning kedua ini, saya pikir tidak adil bagi Neymar. Dia adalah pemain yang ingin bermain, namun jika di tiap laga dia di provokasi, akan ada agresivitas. Menurut saya, ini adalah waktu yang tepat bagi wasit bisa melindungi kedua pemain.” Emery mengakhiri.

Leave a Reply